08119322626/27   gapmmi@cbn.net.id  

×

Program Kolaborasi Mencetak 500 Ribu Eksportir Baru

Program Kolaborasi Mencetak 500 Ribu Eksportir Baru

Guna meningkatkan laju ekspor nasional, Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi dan Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki bersama-sama meresmikan Program Kolaborasi Akselerasi Mencetak 500.000 Eksportir Baru di 2030 atau “Program Kolaborasi 500K Eksportir Baru”. Acara yang digelar secara luring di SMESCO pada 17 Februari 2021 lalu ini diawali dengan penandatangan Nota Kesepahaman Kolaborasi oleh Ketua Umum Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI), Benny Soetrisno, Ketua Umum GAPMMI, Adhi S. Lukman, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO) Roy Mandey yang diwakili Rudy Sumampouw, Ketua Umum Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA), Bima Laga, Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), Alphonzus Widjaja, dan Kepala Sekolah Ekspor, Dr. Handito Joewono.

Secara bersamaan, juga dilakukan peresmian Sekolah Ekspor UKM dan Ekonomi Kreatif kerja sama antara GPEI dan Yayasan Sekolah Ekspor Nasional yang mengelola Sekolah Ekspor. Sekolah Ekspor UKM dan Ekonomi Kreatif menyelenggarakan pelatihan ekspor berjenjang dan bersertifikasi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) bagi peserta yang sudah memenuhi persyaratan. Tersedia 3 (tiga) jenjang Sekolah Ekspor UKM dan Ekonomi Kreatif yaitu tingkat pengenalan ekspor, tingkat ekspor dasar, dan tingkat ekspor lanjutan.

Program Kolaborasi 500K Eksportir baru dilakukan sebagai bentuk keterpanggilan dunia usaha bersama pemerintah untuk mendorong pelaku usaha berskala kecil dan menengah (UKM) agar berkontribusi nyata pada ekspor Indonesia. Di masa depan, perlu dilakukan upaya- upaya terencana dan sistematis untuk menciptakan eksportir baru. Dengan keterbukaan perekonomian sebagai implementasi berbagai kesepakatan perdagangan bebas membuat pasar Indonesia terkoneksi nyaris sempurna dengan pasar global dan membuka peluang lebih besar bagi ekspor Indonesia termasuk produk UKM. Dalam rangka menyiapkan pelaku usaha berskala kecil dan menengah memasuki persaingan global, GPEI dan Sekolah Ekspor melalui Sekolah Ekspor UKM dan Ekonomi Kreatif berinisiatif mengajak pelaku usaha yang tergabung dalam beberapa asosiasi usaha dengan dukungan KADIN dan Kementerian/ Lembaga terkait bersepakat meluncurkan Program Kolaborasi Akselerasi Mencetak 500.000 Eksportir Baru di 2030.

Berbagai langkah strategis dan praktis sangat perlu dilakukan untuk mempersiapkan pelaku UKM mampu melakukan ekspor melalui pengembangan produk berkualitas ekspor, menjadi pedagang ekspor dan kegiatan-kegiatan lain untuk mendukung ekspor dengan mengoptimalkan akses pasar daring, ritel dan pusat perbelanjaan di  dalam dan luar negeri sejalan dengan program UKM Go Ritel Go Digital Go Global. Program ini dilakukan melalui beberapa serangkaian pelatihan dan pendampingan secara daring dan luring. Dalam tiga tahun pertama sampai akhir 2023 diharapkan setidaknya tercetak 100.000 eksportir baru yang mampu melakukan ekspor secara luring dan daring. Fri-27